🔥 Lirboyo Boikot Trans7 Gara-Gara “Xpose Uncensored”? Kini Trans7 Minta Maaf

 


🔥 Lirboyo Boikot Trans7 Gara-Gara “Xpose Uncensored”? Kini Trans7 Minta Maaf

GresikBaik.my.id – Polemik tayangan “Xpose Uncensored” Trans7 yang dianggap melecehkan tradisi Pondok Pesantren Lirboyo akhirnya berujung pada permintaan maaf resmi dari pihak stasiun televisi tersebut.
Konten yang menyinggung kehidupan santri dan kegiatan spiritual Lirboyo itu sebelumnya telah memicu gelombang boikot dan kecaman luas di dunia maya.


🎬 Awal Mula Kisruh

Kisruh bermula dari salah satu episode “Xpose Uncensored” yang menampilkan liputan tentang kehidupan santri dan praktik keagamaan di Lirboyo, Kediri.
Namun, narasi yang disampaikan dianggap tidak berimbang dan cenderung menyudutkan tradisi pesantren, dengan menampilkan amalan dzikir dan kegiatan malam santri dalam konteks yang keliru.

Reaksi keras pun muncul dari alumni, santri, dan masyarakat pesantren. Tagar seperti #BoikotTrans7 dan #LirboyoDilecehkan sempat menjadi topik hangat di media sosial.
Banyak yang menilai bahwa tayangan tersebut menggambarkan dunia pesantren secara negatif, seolah tradisi keilmuan dan spiritual santri bersifat mistis dan irasional.


🕌 Sikap Pesantren Lirboyo

Pihak Lirboyo menyampaikan kekecewaan mereka terhadap cara penyajian berita tersebut.

“Kami tidak menolak kritik, tapi yang kami sesalkan adalah narasi yang dibuat tanpa klarifikasi langsung ke pihak pesantren. Itu menyesatkan publik,” ujar salah satu pengasuh senior Lirboyo.

Pihak pesantren juga mengimbau agar para santri dan alumni tetap menjaga ketenangan serta menyampaikan protes dengan cara yang santun, sesuai adab keislaman.


📺 Trans7 Akhirnya Minta Maaf

Menanggapi situasi yang memanas, pihak Trans7 melalui Andi Chairil, Production Director Trans7, menyampaikan permintaan maaf resmi.
Dalam pernyataannya, ia mengakui bahwa tayangan tersebut telah menimbulkan kegaduhan dan berpotensi disalahartikan publik.

“Berkaitan dengan isi berita salah satu program yang menyangkut Pondok Pesantren Lirboyo, kami ingin menyampaikan permintaan maaf sebesar-besarnya kepada pimpinan, pengasuh, santri, dan alumni Lirboyo,” ujar Andi Chairil, dikutip dari Detik.com.

Ia menambahkan, pihak Trans7 akan mengevaluasi tayangan “Xpose Uncensored” serta melakukan langkah perbaikan agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.


⚖️ Refleksi: Antara Kebebasan Pers dan Kehormatan Tradisi

Kasus ini menjadi pengingat bahwa kebebasan pers harus berjalan seiring dengan tanggung jawab budaya dan moral.
Media memiliki kewajiban untuk memahami konteks sosial dan spiritual masyarakat yang diliput, terutama ketika menyangkut lembaga sebesar Lirboyo — simbol keilmuan dan spiritualitas pesantren Indonesia.


💬 Catatan Redaksi GresikBaik.my.id

Kami menghormati sikap terbuka Trans7 dalam meminta maaf, dan sekaligus menegaskan pentingnya jurnalisme beradab — yang tidak hanya mengejar sensasi, tetapi juga menjaga kehormatan tradisi bangsa.
Pesantren bukan sekadar lembaga pendidikan agama, melainkan benteng moral dan sumber kearifan yang menuntun arah kehidupan umat.