Viral Bocah Indigo Rival Altaf Bantu Pencarian Korban Longsor Cilacap, Klaim Gunakan “Indra Keenam”

 


Viral Bocah Indigo Rival Altaf Bantu Pencarian Korban Longsor Cilacap, Klaim Gunakan “Indra Keenam”

GRESIKBAIK.MY.ID – Publik digemparkan dengan kemunculan Rival Altaf (16), seorang remaja yang disebut sebagai bocah indigo, di lokasi longsor Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Cilacap, Jawa Tengah. Kehadirannya menjadi viral setelah video TikTok memperlihatkan dirinya membantu relawan menemukan titik korban tertimbun material longsor.

Fenomena ini menarik perhatian karena terjadi di tengah proses evakuasi besar-besaran yang melibatkan ratusan personel SAR dan alat berat.


Siapa Rival Altaf? Bocah Indigo yang Viral di Longsor Cilacap

Rival dikenal warga sebagai remaja dengan intuisi dan kemampuan “indra keenam”. Dalam video yang beredar, ia mengaku mampu:

  • merasakan keberadaan korban,
  • melihat titik tertentu yang dianggap “aktif secara spiritual”,
  • memberi petunjuk kepada Basarnas mengenai lokasi korban.

Rival mengaku sudah “merasakan” keberadaan para korban sejak hari pertama pencarian.

“Di bawah dekat bambu itu ada ibu hamil dan dua anaknya. Saya bilang ke Basarnas di situ,” ujarnya.


Isu Sedekah Bumi, Energi Desa, dan Kesurupan Relawan

Selain membantu pencarian, Rival menyebut kondisi spiritual wilayah Cibuyut sedang “tidak baik” sebelum bencana terjadi.
Isu mengenai tradisi sedekah bumi yang tidak berjalan semestinya juga ramai dibicarakan warga.

Rival juga menyinggung insiden kesurupan yang dialami petugas SAR beberapa hari sebelumnya.

“Soal kesurupan memang benar, biar tahu,” katanya tanpa memberikan detail.


Rival Optimistis Semua Korban Akan Ditemukan

Rival berulang kali mengatakan bahwa semua korban akan ditemukan.

“Korban bakalan ketemu semua. Hari ini ketemu semua,” katanya.

Ia memperkirakan sejak awal ada tujuh korban yang tertimbun.


Update Resmi Pencarian Korban Longsor Cilacap

Pada Rabu (19/11/2025), dua jenazah kembali ditemukan:

  1. Nina Puspita (43) – ditemukan pukul 11.03 WIB
  2. Januar Kian Abdulah (15) – ditemukan pukul 12.22 WIB

Dengan temuan ini, pencarian tersisa tiga korban, yakni:

  • Fani (Dusun Tarukahan)
  • Fatin (Dusun Tarukahan)
  • Aca (Dusun Cibuyut)

Kepala BPBD Jateng, Bergas Catursasi Penanggungan, menyebut pencarian hari ketujuh mengerahkan 823 personel gabungan, 20 excavator, 17 alkon, dan sembilan unit anjing pelacak K9.

Jumlah pengungsi mencapai 1.069 orang, tersebar di balai desa, sekolah, masjid, dan rumah warga aman di sekitar desa.


Pemkab Cilacap Siapkan Relokasi 3,9 Hektare

Bupati Cilacap Syamsul Aulia Rachman memastikan pemerintah telah menyiapkan lahan relokasi seluas 3,9 hektare di Desa Jenang, berjarak dua kilometer dari titik longsor.

Lahan tersebut dapat menampung hingga 300 rumah, sesuai data warga terdampak sebanyak 296 KK.


Aspek Spiritual Tetap Menguat di Tengah Proses SAR

Kehadiran Rival Altaf di lokasi bencana menunjukkan bahwa aspek spiritual masih sangat berpengaruh di masyarakat pedesaan. Meski begitu, tim SAR tetap mengutamakan metode standar, pemetaan risiko tanah, hingga penggunaan K9.

Fenomena bocah indigo ini pun menambah warna tersendiri dalam proses pencarian korban longsor Cilacap yang masih terus berlangsung.