Tren Pembelian Emas oleh Bank Sentral di 2025

 


Tren Pembelian Emas oleh Bank Sentral di 2025

Gresikbaik.my.id - Pada tahun 2025, bank sentral di seluruh dunia terus memperkuat cadangan emas mereka, menambah sekitar 429 ton (t) hingga Agustus, dengan proyeksi tahunan mencapai 1.000 ton atau lebih. Tren ini, yang sudah terlihat sejak 2023 (1.037t) dan 2024 (1.082t), didorong oleh negara-negara berkembang yang menyumbang 90% pembelian, sementara data resmi dari IMF masih tertunda 1-2 bulan.

Ringkasan Pembelian Per Kuartal dan Bulan

Periode

Pembelian Bersih (t)

Catatan Utama

Q1 2025

244

Awal kuat

Q2 2025

166

Turun 33%

Juli 2025

0 (direvisi +10)

Indonesia jual 11t

Agustus 2025

+19

Kazakhstan +8t

September 2025

~5-10 (estimasi)

China lanjut

YTD (Agustus)

429

40% total 2024

Pembeli Utama Hingga Agustus 2025

Negara/Institusi

Pembelian YTD (t)

Detail Utama

Poland (NBP)

67

Cadangan 515t

Kazakhstan (NBK)

~33

+8t Agustus

China (PBoC)

~40 (estimasi)

+2t Agustus

Turkey (CBRT)

21

+2t Agustus

Czech Republic (CNB)

~14 (estimasi)

+2t Agustus

Ghana (BoG)

5

+2t Agustus

Lainnya

~10-15

Campuran

Pembagian Regional

Wilayah

% YTD

Pemain Utama

Asia Berkembang

60-70%

China, Kazakhstan

Eropa Timur

20-25%

Poland, Czech

Lainnya

10-15%

Turkey, Ghana

Maju

Minimal

-

Motivasi dan Prospek

Bank sentral membeli emas untuk diversifikasi (75%), perlindungan dari ketidakpastian geopolitik (65%), dan potensi pengembalian (45%). Survei World Gold Council (WGC) menunjukkan 95% bank sentral memperkirakan kenaikan cadangan global dalam 12 bulan ke depan, dengan 43% merencanakan peningkatan pribadi. Prospek 2025 diperkirakan 900-1.100 ton, dengan potensi harga emas mencapai $4.500/oz jika tren berlanjut. Namun, risiko seperti penguatan USD atau stabilitas geopolitik bisa memperlambat laju ini.

Artikel ini disusun berdasarkan data terkini per 13 Oktober 2025, pukul 05:51 WIB. Pantau terus Gresikbaik.my.id untuk update pasar emas!