RDN Rp70 Miliar Dibobol: Review Buruk Panca Global Jadi Sorotan

 


RDN Rp70 Miliar Dibobol: Review Buruk Panca Global Jadi Sorotan

Jakarta, 13 September 2025 – Kasus dugaan pembobolan Rekening Dana Nasabah (RDN) PT Panca Global Sekuritas (PGS) di BCA, yang menyeret angka kerugian hingga Rp70 miliar, kini memasuki babak baru. Selain investigasi formal oleh OJK, BEI, dan KSEI, reputasi perusahaan juga menjadi bahan perbincangan publik.

Fakta di lapangan menunjukkan bahwa review Google Maps PT Panca Global dipenuhi komentar negatif dengan rating rendah hanya 2,6 bintang dari 10 ulasan.


Review Google Maps: Cermin Kekecewaan Publik

Beberapa komentar pedas dari pengguna bisa dibaca langsung:

  • “Penipu. Habis uang saya dikuras nya” – tulis seorang pengguna bernama Ega Oktaviani, sembilan bulan lalu.
  • “Sekuritas gembel..” – tambah Ade Apriadi, seorang local guide, setahun lalu.
  • “Bad” – komentar singkat dari Siti Maya, juga setahun lalu.

Ulasan tersebut mengindikasikan kekecewaan mendalam dari nasabah atau pengguna jasa. Dalam industri sekuritas, reputasi publik bukan sekadar kosmetik—ia adalah penopang kepercayaan investor.


Krisis Reputasi Menyusul Skandal Keamanan

Dengan munculnya kasus dugaan pembobolan dana investor, komentar-komentar negatif tersebut kini mendapat perhatian serius. Publik bertanya-tanya apakah review buruk ini merupakan tanda peringatan (red flag) yang selama ini diabaikan.

Apalagi, review yang menuduh adanya praktik “penipuan” membuat citra perusahaan semakin terpuruk di tengah sorotan besar kasus RDN Rp70 miliar.


Penutup

Investigasi resmi OJK, BCA, dan pihak terkait memang akan menentukan siapa yang bertanggung jawab dalam insiden ini. Namun satu hal jelas: krisis kepercayaan sudah terlanjur terbentuk di mata publik.

Rating rendah dan ulasan negatif di Google Maps menjadi bukti nyata bahwa masalah Panca Global bukan hanya soal keamanan digital, tetapi juga soal reputasi dan kepercayaan investor.