Pertamina, Penopang Fiskal dan Transisi Energi
Pertamina, Penopang Fiskal dan Transisi Energi
Pertamina, Penopang
Fiskal dan Transisi Energi
PT Pertamina (Persero) kembali menunjukkan perannya sebagai
BUMN strategis dengan menyetor Rp225,6
triliun ke kas negara hingga Juli 2025. Angka ini terdiri dari:
- Pajak: Rp122 triliun
- Dividen: Rp42,1 triliun
- PNBP: Rp61,5 triliun
Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, menekankan
bahwa kontribusi perusahaan konsisten melampaui Rp300 triliun per tahun. Dengan demikian, Pertamina tercatat
sebagai penyumbang dividen terbesar bagi
Badan Pengelola Investasi Danantara sekaligus kontributor pajak terbesar di
Indonesia.
Di luar sisi fiskal, Pertamina juga menjadi instrumen kebijakan pemerintah, mulai
dari:
- Program
BBM Satu Harga di 573 titik.
- Penyaluran
PSO: pertalite, solar, minyak tanah, LPG 3 kg.
- Dukungan
transisi energi, seperti diskon
avtur 10%, penggunaan FAME non-PSO untuk B40, dan subsidi harga gas bumi
tertentu bagi industri.
Simon menegaskan bahwa kontribusi besar tersebut meneguhkan
Pertamina sebagai penyedia energi
sekaligus penopang utama perekonomian nasional.
Tags:
ekonomi
