Pemilik Showroom Mobil di Tulungagung Diduga Terlibat Tambang Ilegal
Dunia usaha otomotif di Tulungagung tengah diguncang isu serius. Seorang pengusaha showroom mobil bekas ternama, sekaligus figur populer di media sosial, diduga kuat terlibat dalam praktik tambang ilegal.
Komunitas Pegiat Lingkungan Lush Green Indonesia (LGI) resmi menggugat sang pengusaha berinisial S, pemilik showroom K-C, melalui gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) bernomor 86/Pdt.G/2025/PN Tlg pada Kamis (4/9/2025).
Dalam gugatan tersebut, S dituding menjadi penampung utama material galian C ilegal dari wilayah Kecamatan Bandung dan Besuki. Material itu disebut-sebut dipakai untuk pengurukan lahan skala besar yang rencananya dipakai sebagai fasilitas pribadi pendukung usahanya.
“Tergugat 1 diduga melakukan kegiatan pengurukan lahan dengan material hasil tambang ilegal,” bunyi salah satu petikan gugatan.
Jika terbukti, perbuatan ini melanggar Pasal 161 UU No 2 Tahun 2025 (perubahan UU Minerba) yang mengancam pidana hingga 10 tahun penjara dan denda maksimal Rp 10 miliar.
Direktur KHYI sekaligus kuasa hukum LGI, Dwi Indrotito Cahyono, S.H., M.M., menegaskan gugatan ini merupakan langkah penting untuk menertibkan praktik illegal mining yang merusak lingkungan sekaligus merugikan negara.
“Owner mobil dan motor bekas itu kami nilai telah memanfaatkan hasil tambang ilegal. Ini jelas melanggar UU Minerba,” tegas Tito.
Kasus ini mendapat sorotan publik karena melibatkan sosok berpengaruh yang dikenal luas di Tulungagung. Masyarakat kini menanti langkah hukum berikutnya dan bagaimana pihak tergugat merespons tuduhan tersebut.
Drama di Balik Kasus: Nasib Dua Istri Sang Bos Otomotif
Di luar aspek hukum, sorotan publik juga tertuju pada kehidupan pribadi sang pengusaha. Suryono Hadi Pranoto, akrab disapa K-Cunk Motor, bukan hanya dikenal sebagai bos otomotif, tetapi juga sebagai selebgram dengan konten kehidupan rumah tangga poligaminya.
Ancaman hukuman 10 tahun penjara dan denda miliaran rupiah otomatis menimbulkan pertanyaan: bagaimana nasib kedua istrinya yang selama ini setia mendampingi?
Hidup mewah mereka yang kerap dipamerkan di media sosial bisa berubah drastis jika bisnis otomotif sang suami terpuruk atau asetnya disita.
Setia di Senang, Bertahan di Susah?
Selama ini, kedua istri K-Cunk selalu kompak dalam konten promosi bisnis maupun kehidupan poligami yang mereka banggakan. Namun, kesetiaan yang teruji bukanlah saat bahagia, melainkan di tengah badai masalah seperti sekarang.
Apakah mereka tetap mendampingi sang suami dalam persidangan? Atau memilih meninggalkan ketika reputasi hancur dan sumber penghasilan terancam?
Stigma dan Tekanan Sosial
Jika benar sang bos otomotif dipenjara, kedua istrinya tidak hanya menghadapi masalah ekonomi, tetapi juga stigma sosial. Dari yang semula dipuji-puji di media sosial, bisa saja berubah menjadi bahan gunjingan.
Netizen pun ramai berspekulasi. Ada yang skeptis:
“Cinta di duit, duit abis ya ilang cintanya.” – akun @bayu_jawa
Ada pula yang memberi harapan:
“Semoga keluarganya tetap kuat hadapi cobaan ini.” – akun @ahmad_fanani
Hingga kini, kedua istri K-Cunk belum memberikan pernyataan resmi soal kasus yang menjerat suami mereka. Publik masih menunggu: apakah mereka akan tetap setia, atau justru memilih jalan masing-masing?
